Jenis-jenis Kayu Proyek Berkualitas Untuk Material dalam Proyek Konstruksi

Kayu proyek merupakan material yang sangat penting untuk kebutuhan konstruksi bangunan. Material ini sendiri sangat fleksibel, serba guna, juga menjadi salah satu bahan baku konstruksi berkelanjutan karena berasal dari penebangan pohon baik di alam, HTI, atau lokasi lain.

Pemilihan jenis material kayu ini sendiri juga tidak boleh sembarangan sebab bisa mempengaruhi konstruksinya. Jenis kayu harus berkualitas dan kuat sehingga tidak hanya dapat digunakan untuk rangka rumah, namun juga kusen, bantang jendela, penopang kaca, dan lainnya.

Meskipun ada ratusan jenis kayu di Indonesia, namun hanya beberapa saja yang cocok untuk material dalam proyek konstruksi. Kayu proyek ini memiliki karakteristik serta fungsi tersendiri sehingga perlu menyesuaikan kebutuhan.

Jenis-jenis Kayu Proyek untuk Kebutuhan Konstruksi Bangunan

Oleh sebab itulah, penting mengetahui berbagai jenis kayu untuk kebutuhan proyek sebelum memulai membuat konstruksi. Dengan memahami berbagai karakteristik setiap jenisnya, maka bisa lebih mudah menyesuaikannya dengan material yang dibutuhkan.

Jenis Kayu Proyek untuk Konstruksi Bangunan

Ada beberapa jenis kayu untuk proyek dengan karakteristik yang cocok dan cukup kuat untuk konstruksi bangunan. Berikut beberapa jenis material yang sering digunakan untuk kebutuhan proyek maupun membuat konstruksi bangunan.

1.  Ulin

Ulin merupakan jenis yang cukup sering digunakan untuk kebutuhan proyek karena tahan lama dan kuat. Ulin memiliki empat varietas yang dibedakan berdasarkan warnanya, yaitu ulin tando, lilin, tembaga, dan kapur.

Kelebihan ulin sendiri memiliki ketahanan terhadap perubahan suhu, kelembaban, juga pengaruh air laut. Untuk kebutuhan kayu proyek sendiri, jenis digunakan pada berbagai elemen seperti tiang panca, atap, lantai papan, dan sebagainya.

2.  Gaharu

Gaharu menjadi material umum lain yang sering digunakan pada proyek bangunan karena memiliki kualitas yang tidak perlu lagi diragukan. Gaharu sendiri berasal dari hutan Kalimantan dengan warna kehitaman dan memiliki aroma khas resin,

Tidak hanya sebagai kayu proyek saja, gaharu juga sering digunakan untuk membuat berbagai produk furnitur. Meski demikian, gaharu memiliki harga yang cukup mahal sehingga perlu pertimbangan tersendiri sebelum memilihnya.

3.  Jati Belanda

Jati belanda merupakan material yang sudah tidak asing lagi bagi banyak orang sebab memiliki banyak keunggulan. Meskipun harga di pasaran cukup tinggi, namun hal tersebut sebanding dengan kualitasnya yang tidak perlu diragukan lagi.

Sebagai material konstruksi, jati belanda menjadi pilihan sebab tahan dengan berbagai cuaca dan tidak mudah lapuk. Selain itu, jenis ini juga sangat awet karena memiliki sifat anti jamur dan rayap maupun serangga lainnya.

4.  Meranti Merah

Meranti merah menjadi pilihan kayu proyek selanjutnya keras dan tidak terpengaruh dengan perubahan suhu. Meranti merah cukup kokoh dan tahan lama sehingga tidak hanya untuk kebutuhan eksterior saja, namun juga interior hunian.

5.  Bengkirai

Bengkirai juga menjadi jenis material yang cukup kuat dan tahan terhadap perubahan cuaca, tidak mengherankan jika umum untuk konstruksi bangunan. Selain itu, fungsi lainnya adalah untuk pembuatan dek, teras, atap, juga taman di luar ruangan.

Bengkirai memiliki keunggulan yaitu ketahanan terhadap cuaca ekstrim sehingga menjadi rekomendasi untuk eksterior dengan ketahanan ekstra. Keunggulan inilah yang membuat bengkirai disebut-sebut sebagai kayu terbaik di Indonesia dan sangat populer.

6.  Merbau

Merbau menjadi pilihan untuk proyek konstruksi yang membutuhkan kekuatan serta daya tahan ekstra. Merbau memiliki tingkat kekerasan tinggi sehingga juga cocok untuk lantai di area dengan risiko tekanan dan gesekan, misalnya ruang tamu dan dapur.

Kami merupakan produsen yang menyediakan berbagai pilihan kayu dengan harga terjangkau namun kualitas mumpuni. Ada berbagai pilihan jenis kayu sehingga tidak perlu khawatir akan bingung menyesuaikan dengan kebutuhan konstruksi. Untuk itu, segera hubungi kami.

Konstruksi bangunan membutuhkan material yang kuat dan berkualitas agar bangunan kokoh dalam jangka waktu lama. Oleh sebab itulah, penting memilih kayu proyek dengan karakteristik menyesuaikan kebutuhan.